Pohon besar itu…
2008 – present
Tiap ada kesempatan, saya suka sekali melewati jalan Teuku Umar, bersih, lengang, nyaman, disisi kanan-kiri banyak pohon asem yang rindang. Tiap pagi sekitar jam 6:30am – 08:00am, sinar matahari terlihat seperti siluet, bagus deh, berasa ga’ di jakarta…(*alaymode-on)
back to 1998 – 2005
Bersama 2 teman SD (IM dan OP) tiap sore kami bersepeda ke daerah Kodam (Taman Mortir) ada 1 pohon paling besar dan rindang sekali, dahannya pun banyak, pohon petai cina (kalo nga salah sebut ya) daunnya seperti pohon asem, cuman agak besar. Saya cukup menyandarkan sepeda saya, langsung naik ke atas sadel, dan langsung mencapai dahan yang terdekat…pelan-2x sampai deh duduk di pertengahan dahan (takut juga kalo ketinggian), takut ga’ bisa turunnya, hanya duduk saja…rasanya paling tinggi…hehehe
Sampai hari ini, jika ada kesempatan ke daerah kodam, saya selalu meluangkan waktu ke taman mortir cuman sekedar melihat pohon besar itu (make sure masih ada atau tidak) dan ternyata masih ada! hanya dahannya tidak seperti dulu, dan tentunya saya sudah tidak mampu dan berani memanjatnya…bukan takut ga’ bisa turun, tapi takut jatuh! dan faktor ‘ U tentunya
Aahhh rasanya saya menjadi paling beruntung sempat menikmati duduk di dahan pohon besar itu. Tiap melihat pohon petai cina yang tinggi besar, saya selalu teringat pohon di taman mortir itu.
No comments yet.
Leave a Reply
-
Recent
-
Links
-
Archives
- October 2010 (1)
- December 2009 (1)
- November 2009 (25)
- October 2009 (4)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS
