Sepeda
‘Ting..!’ bunyi bel sepeda baru (jenis MTB) warna kuning dan sepeda lipat warna putih, unik bel sepedanya, bentuknya mungil (berbentuk kubah), bunyinya nyaring banget. Info dari si mas di Roda Link, “ini bel garpu tala mbak”…
Tiap sabtu/minggu, lagi hobby bersepeda tinggal disesuaikan aja eventnya pake yang mtb atau folding bike, pokoknya yang penting gowes, refreshing sekaligus olahraga.
Jadi ingat jaman SD dulu, ke sekolah saya dan kakak saya menggunakan sepeda mini warna orange, lengkap ada keranjang di depan, bel bulat warna silver (bunyinya ‘Kriiiing Kring), tempat duduk belakang lengkap dengan ‘jalu’ (ganjelan buat kaki), tiap pagi saya yang dibonceng, pulangnya gantian saya yang gowes. Untungnya jarak tempuh sekolah dan rumah tidak terlalu jauh hanya 25″ mengayuh dengan santai. Saat itu sepeda mini menjadi kendaraan tetap kami berdua, digunakan ke sekolah, les, main ke rumah teman, ke pasar, ke toko bangunan, kemana-mana deh, malah terjarang harus rebutan dulu menggunakannya, dengan bersenjatakan ‘menangis’ dipastikan saya yang menang…hehehehe
SMP, sepeda mini kami upgrade menjadi sepeda BMX frame warna biru metallic dengan pelek racing warna putih (jaman itu keren banget dehh), yang ini tanpa dilengkapi dengan bel, tetap kendaraan kami’ kemudian dipasang’lah si jalu (lagi), untuk sepeda jenis ini saya selalu kalah set untuk menggunakannya, karena memang lebih cocok dipakai anak laki-2x ya?! menggunakan senjata andalanpun rasanya sia-sia
SMA, upgrade lagii, jenis ‘Federal’ (type muddy cat), frame warna silver metallic (tanpa dilengkapi dengan bel), masih tetap menjadi kendaraan kami berdua, tapi kali ini tidak dipasang si jalu (kelihatannya kurang pas, federal pake jalu) lagipula semakin besar rasanya males kalo ada beban tambahan…(sengaja gak mau ada bonceng)
, tetap dengan sepeda kami berdua menjalani semua aktifitas, tentu saja kali ini kami harus dijadwal siapa yang menggunakan sepeda hehehehe
Beberapa bulan lalu, saat menggunakan sepeda lipat di daerah Sudirman, tanpa sengaja bertemu teman SMP yang surprise dan langsung berkata: “Ampuuun deh’ Na, ikutan sepeda lipat?! sepeda Federal loe masih ada?! saya hanya tersenyum, hehehe
. Yeapp!!, dari SD-SMA, teman-2x saya sebagian besar ya’ itu-2x juga, dipastikan mereka pun tahu perkembangan terakhir jenis sepeda yang saya gunakan
Federal, sekarang berubah menjadi 2 (MTB dan Lipat) dan sekarang kami tidak perlu berebut menggunakan sepeda…(itupun kalo masih mau gowes, kalo nga’ males)
Masih ada satu obsesi lagiiii, saya kepingin punya sepeda ‘djadoel’ (ontel)…..
No comments yet.
Leave a Reply
-
Recent
-
Links
-
Archives
- October 2010 (1)
- December 2009 (1)
- November 2009 (25)
- October 2009 (4)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS
